Headline
Kabar Daerah
Tangerang
0
Caplok Anggaran Miliaran Rupiah, Penataan RTH Balaraja Nampak "Semrawut"! Aktivis: Sektor Pembangunan Pemkab Tangerang Perlu Berbenah
TANGERANG, InovasiNews.Com - Proyek penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, yang menyerap anggaran miliaran rupiah, kini nampak "semrawut."
Proyek penataan yang dibangun melalui APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2024 itu tengah menuai banyak sorotan. Hal tersebut tentu bukan tanpa alasan. Meski pemerintah kabupaten telah mengalokasikan anggaran yang tidak sedikit untuk pembangunan dan perbaikan RTH tersebut, hasil yang diperoleh dinilai masih jauh dari harapan.
Dari hasil pantauan awak media, terlihat kondisi RTH Balaraja yang tampak semrawut dan tidak terawat. Beberapa fasilitas umum, seperti taman bermain dan tempat duduk, tampak rusak dan tidak dapat digunakan. Selain itu, terdapat tumpukan material konstruksi yang berserakan di area tersebut, menunjukkan pekerjaan yang belum selesai atau terhenti dan berpotensi "mangkrak."
Rahmat (47), salah satu warga, mengeluhkan kondisi RTH tersebut.
"Seharusnya, dengan anggaran besar, hasilnya bisa lebih baik. Tapi ini malah terlihat seperti dikerjakan asal-asalan. Kita sebagai warga tentu kecewa," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa lampu penerangan di RTH tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang sebelumnya telah mengumumkan bahwa proyek RTH Balaraja bertujuan untuk menyediakan ruang terbuka hijau yang nyaman bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana rekreasi keluarga. Namun, pelaksanaan proyek ini justru menuai kritik karena dinilai tidak efisien.
Di tempat terpisah, aktivis pemerhati lingkungan Nurdin Ustawijaya menilai lemahnya pengawasan dalam proses pembangunan dan buruknya kinerja bidang perencanaan pembangunan Pemkab Tangerang masih perlu banyak perbaikan.
Menurutnya, perencanaan yang buruk akan menjadi akar permasalahan di kemudian hari.
"Anggaran besar yang digelontorkan untuk RTH seharusnya digunakan secara maksimal. Namun kenyataannya, banyak fasilitas yang tidak sesuai spesifikasi atau malah tampak terbengkalai dan tak terurus," kata Nurdin.
Hingga berita ini ditayangkan, kondisi semrawut RTH Balaraja masih dibiarkan begitu saja. Baik Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) maupun Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik masyarakat terhadap kondisi RTH Balaraja yang dinilai sangat memprihatinkan.
Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh agar fasilitas publik ini dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Laporan ini menambah daftar panjang proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tangerang yang dinilai kurang efektif dan transparan. Masyarakat meminta adanya pengawasan yang lebih ketat agar anggaran besar yang dikeluarkan tidak terbuang sia-sia.
Lalu, siapa yang diuntungkan dalam proyek ini? Tentu saja pihak penyelenggara, dengan menggunakan anggaran APBD Kabupaten Tangerang. Sementara itu, rakyat yang menanggung beban untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). (Oim)
Via
Headline