Headline
Kabar Daerah
Tangerang
0
Ramadan Berkah: Berbagi Kasih untuk Senyuman Anak Yatim
TANGERANG, InovasiNews.Com – Di bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini, S. Epiatna, SE., SH. "Advocate - Legal Consultant" menggelar kegiatan berbagi bersama anak yatim di Kampung Kiwahud, RT.004/001, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. Acara yang berlangsung pada sore hari ini mengusung tema "Cahaya Ramadan, Menyinari Anak Yatim", sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan semangat berbagi di bulan yang penuh keberkahan.
Dalam suasana yang penuh kehangatan, puluhan anak yatim berkumpul untuk menerima santunan dan berbuka puasa bersama. Kegiatan ini bukan sekadar ajang berbagi materi, tetapi juga menjadi momen untuk menebarkan kebahagiaan dan kasih sayang kepada mereka yang membutuhkan. “Kami ingin Ramadan ini menjadi lebih bermakna dengan berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim, semoga sedikit bantuan ini dapat meringankan beban mereka,” ujar S. Epiatna.
Acara ini turut dihadiri oleh Sutikno, SH., MH., pendiri Aji Saka Law Firm sekaligus pembina LSM Aji Saka Indonesia. Dalam sambutannya, Sutikno menekankan bahwa perhatian terhadap anak yatim bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga kewajiban sosial yang harus terus dijaga. “Anak-anak ini adalah generasi penerus bangsa. Tugas kita adalah memastikan mereka tumbuh dengan baik, mendapatkan pendidikan yang layak, dan merasakan kasih sayang dari masyarakat,” ujarnya.
Hadir pula Gunawan Wibisono, SH., Ketua Umum LSM Aji Saka Indonesia, yang memberikan harapan besar kepada anak-anak yatim yang hadir. Dalam pesannya, ia mengajak mereka untuk tidak pernah menyerah dalam mengejar cita-cita. “Kalian semua memiliki potensi besar. Jangan pernah merasa sendiri, karena ada banyak orang yang peduli dan ingin melihat kalian sukses,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Kegiatan ini diawali dengan tausiyah singkat yang disampaikan oleh Ustad Syahroni, seorang ulama yang sudah dikenal di Desa Tobat dan anggota MUI Desa Tobat. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya berbagi serta menunjukkan kepedulian terhadap anak yatim, sebagaimana yang diajarkan dalam Al-Qur’an dan Hadis Rasulullah SAW. "Barang siapa yang menyayangi anak yatim, maka ia akan dekat dengan Rasulullah seperti jari telunjuk dan jari tengah yang berdekatan," ujar Ustad Syahroni, mengutip sabda Nabi Muhammad SAW.
Setelah sesi tausiyah, anak-anak yatim yang hadir menerima bingkisan berupa paket sembako, perlengkapan ibadah, serta santunan untuk kebutuhan mereka. Wajah-wajah ceria terpancar dari anak-anak yang menerima bantuan, menunjukkan betapa besarnya arti perhatian dan kepedulian dari masyarakat sekitar.
Kegiatan berbagi ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan warga setempat yang turut hadir dan berpartisipasi dalam acara tersebut. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Semoga semakin banyak pihak yang tergerak hatinya untuk berbagi, khususnya di bulan suci Ramadan,” ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Tobat.
Selain memberikan santunan, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan antarwarga. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama, terutama mereka yang kurang beruntung.
Di tengah kesibukan dunia hukum yang dijalani oleh S. Epiatna dan kolega, kepedulian sosial tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aktivitas mereka. “Kami ingin menunjukkan bahwa profesi hukum bukan hanya tentang menangani perkara, tetapi juga tentang menegakkan keadilan sosial, termasuk membantu mereka yang membutuhkan,” tambahnya.
Momentum Ramadan ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya ditemukan dalam keberlimpahan harta, tetapi juga dalam kemampuan untuk berbagi dan meringankan beban orang lain. Anak-anak yatim yang hadir dalam acara ini merasakan kehangatan keluarga baru, yang walaupun bukan sedarah, tetapi tetap peduli dan menyayangi mereka.
Kegiatan ini pun diakhiri dengan doa bersama dan buka puasa yang diiringi canda tawa anak-anak yang merasa diperhatikan dan dicintai. Ramadan tahun ini menjadi lebih bermakna bagi mereka yang menerima maupun yang memberi, karena kebaikan yang dibagikan selalu kembali dengan berkali lipat keberkahan.
Semoga inisiatif seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk berbagi kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga di sepanjang tahun. Karena sejatinya, kepedulian sosial adalah bentuk ibadah yang tak lekang oleh waktu. (Oim)
Via
Headline