Sambut Hari Raya Idul Fitri 1446H Staf Redaksi Media Siber ifakta.co Berbagi Keberkahan
TANGERANG - inovasiNews.com Staf Redaksi media siber ifakta.co menggelar Bakti Sosial dengan berbagi keberkahan dengan masyarakat sekitar dengan melibatkan warga jompo dan memberikan santunan kepada anak yatim dalam rangka menyambut hari kemenangan hari raya idul fitri 1446 H/2025M. Minggu 30 Maret 2025.
Dalam sambutannya, Sibti atau yang disebut Bang Alex menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud nyata seorang jurnalistik yang sangat memikirkan jeritan jeritan warga yang kurang mampu tanpa adanya perhatian khusus dari pemerintah setempat. Karena jurnalis terus berupaya untuk menebar kasih sayang terhadap sesama," ungkapnya.
Mubinoto Amy selaku pimpinan redaksi ifakta.co memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran wartawan wartawannya yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Bakti Sosial terutama bisa berbagi keberkahan dibulan puasa untuk menyambut kemenangan bersama hari raya idul fitri 1446 H.
Diharapkan kegiatan sosial seperti ini dapat terus ditingkatkan untuk semua insan pers guna menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terutama bagi yang sangat membutuhkan uluran tangan dari kita semua.
Sibti Alex menambahkan bulan suci Ramadhan sebagai sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta bersama-sama menjaga stabilitas keamanan demi terciptanya suasana yang aman dan damai di tengah masyarakat.
" Mari kita sambut hari kemenangan ini dengan hati yang suci dan penuh kebahagian Selamat Hari Raya Idul Fitrri 1446 H
"Minal Aidin Wal faidzin Mohon maaf lahir dan bathin.
Perwakilan jompo Reni (65) menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada media Pak Sibti yang telah peduli dan memberikan baksos dan bentuk bantuan yang terus menerus memikirkan orang yang tidak mampu jelang hari raya idul fitri" ucapnya.
"Semoga pak Sibti dan kelurga tercintanya selalu diberikan kesehatan panjang umur dan dipermudahkan segala urusannya.Karena saya tau dia orang yang sangat peduli kepada sesama juga memikirkan orang-orang yang tidak mendapatka bantuan dari pemerintah.
(Oim)